Pengertian Material Komposit - Zona Ilmu Material

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Search This Blog

Saturday, December 21, 2019

Pengertian Material Komposit

Material fiberglass yang dijual di pasaran (sumber amazon.in)
Zona Material – Pada artikel kali ini, kita akan mendiskusikan tentang komposit. Berdasarkan pengalaman penulis dapatkan baik selama kuliah di sarjana tahun 2008-2014, dan saat ini di master bidang Fisika, banyak para mahasiswa dan penulis mendiskreditkan pengertian komposit. Menurut pendapat mereka, komposit adalah suatu material yang tersusun atas matriks dan pengisi, atau masing-masing diistilahkan sebagai matrix dan filler. Ada pula yang menyatakan bahwa, komposit merupakan suatu material yang terdiri atas matriks dan pengikat (resin). Tentunya, perihal ini perlu diluruskan mengenai pengertian material komposit itu sendiri.


Definisi Material Komposit
Kata komposit berasal dari kata composition yang berarti komposisi atau campuran. Dengan demikian, sebuah komposit didefinisikan sebagai sebuah material yang tersusun dari dua (atau lebih) material-material tertentu. Yang dimaksud dengan material-material tertentu ini adalah material logam, keramik dan polimer. Artinya, suatu material dikatakan sebagai komposit apabila ia tersusun atas:
  • Campuran material logam dan keramik
  • Campuran material logam dan polimer
  • Campuran material keramik dan polimer
Tujuan dari dibuatnya material komposit tentunya untuk menghasilkan kombinasi sifat-sifat tertentu yang hanya dimiliki oleh material tertentu. Sebagai contoh, keramik dikenal dengan sifatnya yang mampu menahan panas/ thermal sehingga dapat difungsikan untuk material penahan panas. Akan tetapi, keramik memiliki kekurangan yaitu getah atau mudah pecah sehingga bila digunakan sebagai atap rumah, ia akan gampang rusak apabila terkena hujan ataupun benda-benda lain yang mampu menghasilkan momentum. Sementara itu, polimer memiliki sifat elastis dan plastis yang mampu menahan efek lengkungan (bending), sehingga efektif untuk menahan tekanan atau momentum. Dengan menggabungkan sifat tahan panas, elastis dan plastis, maka didapat atap rumah yang memiliki karakteristik baru dan unik. Inilah tujuan dari material komposit itu sendiri.

Hingga saat ini, komposit memainkan peranan penting dalam kehidupan manusia. Salah satu jenis komposit yang paling umum ditemukan adalah fiberglass atau serat gelas. Komposit fiberglass difabrikasi antara gelas yang dikategorikan sebagai keramik dikombinasi dengan material polimer. Jenis polimer yang sering digunakan untuk membuat fiberglass adalah epoxy atau polyester. Jenis komposit lain yaitu serat karbon – diperkuat oleh polimer, atau dalam bahasa teknisnya dikenal carbon fiber-reinforced polymer (CFRP). Pada material ini serat karbon yang juga dianggap keramik dikombinasi dengan material polimer. Komposit CFRP banyak digunakan pada material pesawat terbang dan mobil, serta peralatan olahraga karena sifat mekaniknya yang kuat dan densitas yang kecil (ringan).

Perihal mengapa terjadinya kekeliruan tentang pengertian komposit yang didasari atas matriks dan filler, hal itu disebabkan karena fungsi dari masing-masing material. Sebagai contoh komposit fiberglass yang telah dijelaskan sebelumnya. Serbuk-serbuk gelas tidak dapat bergabung satu sama lain, sehingga diperlukan material baru untuk menyatukannya (baca merekatkannya). Sehubungan kemampuan polimer dapat merekatkan satu material dengan material lainnya, maka disebutlah polimer sebagai perekat dan atau pengisi karena ia mengisi celah-celah yang ada diantara serbuk-serbuk kaca tadi. Meskipun demikian, perlu kita garisbawahi bahwa komposit didasari atas penggabungan dua atau lebih kategori material.

No comments:

Post a Comment

Zona Material

Penulis merupakan seorang asisten peneliti dengan bidang Fisika Material. Saat ini sedang menempuh studi di Master Fisika.